Cara Mencegah Menopause Dini

Cara Mencegah Menopause Dini – Anda seorang wanita berumur 28 tahun pernahkah anda mengalami haid yang tidak teratur, cepat lelah, sering pusing, susah tidur, jantung berdebar-debar dan badan sering pegal. Waspadalah itu merupakan tanda-tanda kecil menopanse, bisa jadi anda telah mengalami gejala Menopause diusia muda.

Setiap wanita pastilah mengingginkan hidup dalam kondisi normal. Normal dalam arti sehat fisik maupun rohaninya. Dengan kesehatan yang prima seorang wanita bisa menjalankan rutinitas dengan baik. Lalu bagaimana dengan wanita yang mendapatkan menopause sebelum waktunya tiba atau mendapatkan Menopause dini ? Bisakah berktivitas seperti halnya wanita normal lainya ?

Apa itu menopause ?
Menopause merupakan suatu keadaan dimana seseorang tidak mendapat haid selama satu tahun dalam rentang waktu berturut-turut. Jika ditinjau dari sisi normal, kondisi umum seorang wanita mendapatkan menopause setelah berusia 50 sampai 57 tahun. Namun pada kenyataanya ada juga wanita yang sudah tidak mendapat haid lebih dini disusia muda, misal saja usia 28 tahun. Nah dengan demikian berhentinya waktu haid bagi wanita sebelum waktunya sebelum berusia 40 tahun disebut menopause dini.

Lantas apa tanda-tanda atau gejala wanita yang akan mengalami masa menopause ?
Sudah menjadi kodrat bagi seorang wanita normal akan suatu saat akan mengalami menopause juga meskipun waktu terjadinya berbeda. Seorang wanita sebelum mengalami menopause biasanya mengalami fase pra-menopause yang ditandai dengan haid tidak teratur. Misalnya saja bulan ini dapat haid, tetapi bulan berikutnya tidak, dan haid baru muncul tiga bulan kemudian. Itu pun masa haidnya lebih singkat, mungkin hanya tiga hari, dan jumlah darah haidpun yang keluar sangat sedikit.

Lalu apa gejala-gejala jika waninta mengalami menopause ?
Gejala wanita yang sedang mengalami menopause biasanya diawali dengan rasa panas di wajah sehingga wajah kelihatan semu merah, emosi yang labil, sulit menahan buang air seni, libido seks terus menurun, pelupa, keringat mengucur deras, cepat mengalami kelelahan, kepala sering pusing, tangan dan kaki terasa ditusuk-tusuk, susah tidur, nafas terasa sesak, badan sering pegal, jantung sering berdebar-debar.

Keluhan lainnya berupa nyeri sendi, sering terbangun dari tidurnya pada waktu malam hari, kulit menjadi keriput, mudah iritasi, rahim mengecil, jantung koroner, depresi, alzeimer dan stroke. Dalam jangka panjang kekurangan hormon estrogen bisa menyebabkan tulang mudah rapuh.

Nah gejala semacam ini biasanya terjadi pada wanita usia 50an, sebab diusia tersebut indung telur sudah mulai berhenti memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Akan tetapi tidak semua wanita mengalami gejala yang sama saat akan datangnya menopause, semua tergantung kondisi fisik dan psikis dari masing-masing orang, juga sangat menentukan kualitas tingkat gizi yang dikonsumsinya. Maka semakin baik gizi seorang wanita, kemungkinan usia produksi kedua hormon itu semakin lama sehingga kejadian menopuse dini semakin kecil terjadi.

Apa efek buruk akibat menopause diusia muda ?
Akibat terjadinya menopause dini atau diusia muda, tentu bagi wanita yang belum siap menghadapi masa peralihan tersebut, bisa menyebabkan ketegangan mental dan selalu cemas, terutama bagi wanita yang masih produktif. Hal ini bisa mengakibatnya si wanita sering uring-uringan, dan selalu takut karena merasa khawatir akan kehilangan kecantikan fisik setelah masa menopause tersebut tiba. Tapi sebagian juga ada yang sudah siap menghadapi masa menopause tersebut tanpa adanya beban, walaupun usia mereka relatif muda, sebab mereka menyadari keadaan itu merupakan proses alami yang pasti akan terjadi bagi setiap wanita normal pada umumnya. Jadi tinggal kita menyikapinya dari kondisi tersebut.

Bagi anda yang masih merasa kuatir akan terjadinya menopause di usia muda sebaiknya selalu menjaga kesehatan dan memperhatikan dengan benar kualitas konsumsi gizi, sehingga kondisi yang demikian bisa diantisipasi sedari dini.

Nah tips berikut merupakan cara mencegah menopause yang mudah untuk dilakukan, antara lain :

  1. Hindari makanan instan cepat saji.
    Makanan cepat saji tidak mengandung gizi seimbang. Kandungan kolesterol tinggi dalam makanan tersebut bisa menurunkan kebugaran.

  2. Perbanyak makanan mengandung fitoestrogen.
    Fitoestrogen bisa ditemukan pada buah-buahan seperti pepaya, bengkuang, teh hijau, melon, kacang kedelai. Zat itu juga bisa didapat dari biji-bijian gandum, wijen, biji bunga matahari dan kacang tunggak.

  3. Utamakan pola hidup sehat seimbang.
    Terapkan pola hidup sehat yakni mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak merokok, tidak minum-minuman berakohol dan cukup istirahat.

  4. Lakukan Olahraga secara teratur.
    Olah raga teratur selain membuat tubuh segar, juga melancarkan peredaran darah, menguatkan tulang dan membantu produksi hormon. Pilih olahraga yang sesuai dengan kesukaan dan tidak terlalu berat namun bermanfaat, seperti senam, jogging atau lari dipagi hari dan semacamnya.

  5. Perbanyak konsumsi buah dan sayur segar (baca Manfaat buah dan sayuran artikel sebelumnya).
    Dengan mengkonsumsi banyak buah dan sayuran segar karena kedua bahan ini banyak mengandung serat (baca manfaat serat bagi tubuh) dan bisa membuat awet muda sehingga sangat baik untuk kesehatan.

Dari tips tersebut diatas sekirnya patut untuk anda coba bagi yang tidak menginggikan terjadinya menopause dini, yang sebagian wanita menganggap sebagai momok menakutkan. Untuk mengurangi ketegangan jiwa akibat menopause sebaiknya perlu kegiatan yang positif dan mudah dilakukan, dengan mengisi waktu luang dengan memperkuat iman selalu mendekatkan diri kepada Alloh, menghadiri majelis ta’lim, membaca Al Quran, banyak-banyak membaca sehingga mendapatkan sesuatu yang baru dan fresh. Demikian artikel Cara Mencegah Menopause Dini.